Minggu, 02 Desember 2012

Contoh Faktur Pajak



TUGAS KELOMPOK PERPAJAKAN 2


OLEH :
DWI ANGGRAINI 110200008
RESTY FAMELIA LARISHA 110200023
AKUNTANSI A 2010

FAKTUR PAJAK
Faktur pajak adalah bukti pungutan pajak yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan BKP atau penyerahan JKP, atau bukti pungutan pajak karena impor BKP yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Setiap Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan BKP atau JKP wajib membuat Faktur Pajak.
Faktur pajak dapat berupa:
1.      Faktur Pajak Standar

Paling sedikit memuat :
a.      Nama, alamat, dan Nomor Pokok Wajib Pajak yang menyerahkan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak;
b.      Nama, alamat, dan Nomor Pokok Wajib Pajak pembeli Barang Kena Pajak dan atau penerima Jasa Kena Pajak;
c.       Jenis barang atau jasa, jumlah Harga Jual atau Penggantian, dan potongan harga;
d.      Pajak Pertambahan Nilai yang dipungut;
e.      Pajak Penjualan Atas Barang Mewah yang dipungut;
f.        Kode, Nomor Seri, dan tanggal pembuatan Faktur Pajak;
g.      Nama, jabatan, dan tanda tangan yang berhak menandatangani Faktur Pajak

Bentuk dan Ukuran Formulir Faktur Pajak disesuaikan dengan kepentingan Pengusaha Kena Pajak;
Pengadaan Formulir Faktur Pajak dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak;
Faktur Pajak dibuat minimal dalam rangkap 2 (dua) :
·         Lembar 1   → Pembeli.
·         Lembar 2    Penjual.


Contoh Faktur Pajak Sederhana




2.      Faktur Pajak Gabungan

Faktur pajak gabungan adalah Faktur Pajak Standar yang  dibuat meliputi semua penyerahan BKP atau penyerahan JKP.

Diberikan kepada kepada pembeli atau penerima Jasa Kena Pajak yang sama, selama satu bulan takwim;

Untuk seluruh penyerahan kepada pembeli A, dapat dibuatkan 1 Faktur Pajak Gabungan.

Untuk seluruh penyerahan kepada pembeli B, dapat dibuatkan 1 Faktur Pajak Gabungan.

Contoh Faktur Pajak Gabungan




3.      Faktur Pajak Sederhana

a. kegiatan penyerahan Barang Kena Pajak atau penyerahan Jasa Kena Pajak yang dilakukan secara langsung kepada konsumen akhir; atau
b. kegiatan penyerahan Barang Kena Pajak atau penyerahan Jasa  Kena  Pajak  kepada pembeli Barang  Kena Pajak atau penerima Jasa Kena Pajak yang nama, alamat atau Nomor Pokok Wajib Pajaknya tidak diketahui.

Paling sedikit memuat:
·         Nama, alamat, dan Nomor Pokok Wajib Pajak yang menyerahkan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak;
·         jenis dan kuantum Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak yang diserahkan;
·         Jumlah Harga Jual  atau Penggantian yang sudah termasuk pajak atau besarnya pajak dicantumkan secara terpisah;
·         Tanggal pembuatan Faktur Pajak Sederhana


Contoh Faktur Pajak Sederhana



4.      Dokumen Tertentu yang Diperlukan Sebagai Faktur Pajak Standar
1)      Pemberitahuan Impor Barang (PIB)



2)      Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)
peb_baru_ver53.JPG


3)      Tiket, tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill)




4)      Nota Penjualan Jasa yang dibuat/dikeluarkan untuk penyerahan jasa kepelabuhan

notaretur.jpg

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar